Minggu, 18 Desember 2011

Akses Internet Dengan Bantuan Bluetooth


Perkembangan teknologi memang tidak ada batasnya. Ada saja hal baru yang muncul dan membuat manusia kaget dan terheran-heran. Heran karena kecanggihannya, cara alat itu bekerja, bagaimana alat itu bisa menghasilkan sesuatu, dan sebagainya.
Nah, jika teman-teman biasa mengakses internet harus ke warnet atau menggunakan modem eksternal atau lewat handphone, sekarang ada cara baru yang lumayan praktis untuk kita agar bisa mengakses internet. Cara ini sangat mudah dan harganya cukup terjangkau dengan kantong kita sebagai mahasiswa, yaitu dengan menggunakan bluetooth. Untuk settingannya pun cukup mudah.
Kalau kita di rumah menggunakan PC (Personal Computer), maka kita harus membeli bluetooth eksternal. Tapi, jika menggunakan komputer jinjing atau biasa kita sebut laptop atau notebook, biasanya perangkat ini sudah dimasukkan oleh pabrik atau perusahaan pembuat barang tersebut. Harga bluetooth eksternal sendiri cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 60.000an. Nah, coba kita pikirkan kalau kita harus membeli modem yang harganya ratusan ribu. Uang itu bisa kita gunakan untuk kebutuhan lain. Jika sudah ada perangkatnya, kita bisa menyambungnya lewat bluetooth handphone.
Oh ya... kita juga bisa mengakses internet lewat kabel data untuk handphone tertentu yang disambung ke program yang namanya “PCSuite”. Kini sudah ada software yang namanya “Nokia PCSuite dan SE PCSuite (Sony Ericson). Softwarenya bisa didownload di internet dengan versi yang baru. Nah, Sekarang saya kasih tahu cara menyeting bluetooth agar kita bisa mengakses internet. Tapi, senyum dulu ka!!! Biar penulisnya semangat!! Cieeeee....eee...!!!
  • Tahap 1: Colok bluetooth eksternal (pengguna PC) atau hidupkan bluetooth pada tombol yang ada pada tooth keyboard untuk pengguna laptop atau notebok. Maka, di layar akan muncul balon yang menginstal atau mendeteksi secara otomatis perangkat tadi.
  • Tahap 2: Karena akses internet kita menggunakan bantuan satelit, maka kita harus membayar jaringan dengan mendaftar pada handphone terlebih dahulu. Sekarang, beberapa operator seluler memberikan kemudahan bagi konsumennya untuk mengakses internet dengan harga yang cukup terjangkau. Kita bisa melihatnya pada iklan di dalam TV, spanduk-spanduk atau poster-poster iklan yang biasa dipampang di mana saja.
  • Tahap 3: Setelah mendaftar, maka kita tinggal menghubungkan perangkat tadi (bluetooth komputer) dengan bluetooth handphone. Setelah terhubung, selanjutnya kita bisa menghubungkan kartu sim yang telah didaftarkan untuk dihubungkan dengan jaringan internet. Menunggu sebentar sampai tanda silang di sinyalnya hilang maka kita sudah bisa browsing sepuasnya.
Kelebihan menggunakan cara ini adalah kita masih bisa menelpon dan mengirim pesan kepada orang lain, perangkat yang digunakan harganya cukup terjangkau dan mudah dalam penyetingan. Nah, mudah saja kan. Silahkan mencoba.

oleh: Jamaludin Adjhar

DRAMA-KRIBO


BABAK I
Narator I:
Rambut...
Engkau adalah mahkota wanita. Karena kamulah kecantikan seorang wanita akan nampak. Berbagai hiasan mulai dari pita, penjepit, dan topi bisa dikenakan padamu. Berbagai ungkapan rasa bisa dinyatakan lewatmu. Saat mengungkapkan rasa sayang, kau dibelai dan dicium. Saat marah kau pun dijambak.
Oh.... betapa berharganya dirimu buatku. Kau paling pintar bila berurusan dengan yang namanya adaptasi. Kau tersisr rapi, halus, dan mengkilap bila dirimu berada di sekolah atau di kantor. Kau rela kucukur habis, kau setia kupangkas cepak dan tidak mengeluh ketika kukucir erat serta kau tidak cerewet ketika aku tidak sempat merawatmu. Kau terima bila terkadang ketombe menyerangmu. Kau laksana pahlawan yang gugur di medan tempur saat kau rontok ketika disisir. Kesetiaanmu, kerelaanmu, kesabaranmu memukau banyak orang.

Judith
Mbak Erint
Judith



Genta
:
:
:



:
(Mengacak-acal rambut kribonya) “Sebel! Sebel! Sebel!”
“Judith, sudah ditunggu Genta di bawah tuh!”
(Makin kebingungan) “Aduh, gimana dong ini. Ingin rasanya tampil beda malam ini namun gagal. Gara-gara ini rambut kribo ini.” (akhirnya dilepasnya aksesoris yang melekat di rambutnya. Dibiarkannya rambut kribonya terurai. Ia hanya menyisir lalu segera meluncur ke bawah).
(Kesal) “Aduh kribo.... kribo, lama banget sih. Keburu habis tu film.”

Narator II:
Kribo, kribo. Kribo. Judith paling sebel bila Genta memanggilnya kribo. Genta tak tahu kalau Judith mati-matian ingin berdandan untuknya. Sebenarnya sih wajah cantik Judith nggak jelek-jelek amat, ia punya sepasang mata yang indah, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang black sweet. Cuma, yang itu tu.... Rambut kribo yang membuatnya tidak pe-de. Tapi Judith boleh bangga juga bisa bersahabat dengan Genta. Banyak yang ngiri pada Judith karena bisa dekat dengan Genta. Tapi Judith tutup kuping aja bila ada yang ngomong sembarangan melihat kedekatannya dengan Genta. Mereka itu kan Cuma ngiri.

Viona


Judith


Viona
Viona

Judith

Viona
:


:


:
:

:

:
(Menyerutup es cendolnya) “Apa? Kamu diajak Genta nonton? Ah.... yang bener. Wah... kamu beruntung sekali, kribo. Banyak lho yang pingin dekat dengan Genta. Jadi ngiri aku. Tapi... kamu pasti bohong deh, iya kan?”
(Memainkan sedotan) “Ya sudah kalau kamu nggak percaya. Aku sih memang dekat sama dia sebagai teman. Aku sendiri nggak nyangka dia mau mengajakku.”
“Wah... bisa jadi berita utama, dong.”
“Hai kribo, lihat tuh! Kamu punya saingan. Lihat sana, Genta mojok sama Amanda.”
(Melayangkan pandangan ke arah Genta dan Amanda, keningnya berkerut dan alisnya hampir nyambung) “Apa sih kelebihan Amanda itu?”
(Memoncongkan mulutnya) “Rambutnya, Non... rambutnya wow! Berkilau dan lurus.”


Narator III:
Judith seketika ingat ucapan yang terus memuji kecantikan dan keindahan  rambut panjang, hitam, dan lurus milikya Shandy Aulia pemeran EIFFEL I’M IN LOVE extended. Sekarang ia tampak akrab dengan Amanda yang memiliki rambut panjang, hitam, dan lurus.

Judith

Viona


Judith
:

:


:
(Teriak menahan geram) “Antarkan aku ke salon nanti sore. Rambutku mau aku rebonding.”
(Tersedak, matanya melotot) “Ini tempat umum, kribo! Nanti aku antar tapi jangan berteriak seperti itu. Sebel sih sebel tapi tahu aturan dong! Malu-maluin aja kamu ini.”
“Pokoknya aku mau ke salon buat ngelurusin rambutku. Lihat saja siapa yang lebih bisa menarik hati Genta.”

Narator IV:
Judith menabuh genderang perang melawan Amanda. Ia sangat optimis bila rambut kribonya dijadikan lurus, ia pasti menang. Sungguh-sungguh tak seperti harapan Judith setelah rambutnya lurus, ia merasa itu bukan dirinya. Bukannya PD, ia malah jadi minder. Parahnya lagi, Judith jadi ogah sekolah. Ia sudah nggak tahan ditertawai teman-teman. Apalagi ditambah Genta juga menatapnya dengan pandangan aneh. Judith benar-benar merasa malu! Malu! Malu!

Mbak Erint


Judith
Mbak Erint
Judith
Mbak Erint
Judith
Mbak Erint
Judith
Genta

Judith
Genta
Judith
Genta


Judith
Genta





Judith
Genta
:


:
:
:
:
:
:
:
:

:
:
:
:


:
:





:
:
(Sedih) “Kalau kamu nggak mau sekolah, gimana dengan nilaimu. Sebentar lagi ujian. Sudah, jangan diambil hati orang-orang itu. Lama-lama mereka akan terbiasa.”
“Pokoknya nunggu rambutku yang asli tumbuh lagi baru aku mau sekolah.”
“Kamu ini kayak anak kecil aja.”
“Biarin.”
“Ya, sudah. Cepatan turun, sudah ditunggu Genta tuh di bawah.”
“”Genta?”
(Mengangguk lalu keluar kamar)
(Malas-malasan turun. Sambil memonong-monyongkan bibir tanda sebel)
(Nada suara santai) “Hai brekele! Kok pakai acara ngambek nggak mau sekolah segala?”
“Cepatan, ada apa? Aku ngantuk nih...”
“He.... kamu kenapa sih?”
“Nggak usah tanya. Semua gara-gara kamu”
(Tertawa) “Siapa suruh kamu bersaing dengan Amanda. Lagian siapa yang mojok dengan Amanda. Aku cuman ngomongin tentang rapat OSIS, bukan mojok. Kamu percaya aja sama viona.”
(Merasa malu dengan Genta)
“Asal kamu tahu aja, Judith. Aku paling suka rambut kamu yang kribo itu. It’s ok, aku tunggu sampai rambut lurusmu kembali ke asal lagi. Tapi yang penting kamu besok harus masuk sekolah. Kamu juga cantik dengan rambut lurus. Jangan kuatir, buat jadi diri sendiri aja. Jangan jadi orang lain. Rambut kribomu ok banget, aku suka dan lebih kusuka lagi hati kamu. Penampilan nggak penting.
(Merasa seperti melayang ke alam lain)
(Mengacak-acak rambut Judith) “Kribo... kribo...!! eh, brekele... brekele....”

Sabtu, 17 Desember 2011

Cerpen-Akhir Sebuah Cinta

 Sayang, aku mencintaimu. Apa pun yang akan terjadi, aku akan tetap bersamamu.” Itulah sms yang dikirim Tino untuk sang kekasih. Sms itulah yang membuat Reni terjerumus. Ia telah melakukan perbuatan yang tidak terpuji.
Di balik jendela kamar, Reni duduk terpekur sesekali mengusap air mata yang jatuh membasahi pipinya. Pikirannya menerawang jauh. Ia berusaha untuk mengingat kembali apa yang sudah terjadi beberapa minggu yang lalu. Tino, yang semula dianggap baik, sopan, dewasa, ternyata menyimpan segudang kemunafikan. Tino telah membuat hidupnya berubah sekejap. Selama ini dia berpura-pura baik.
...............................
Reni dan Tino bertemu tanpa sengaja di sebuah desa, di mana mereka harus menjalankan kegiatan yang diprogramkan oleh kampus. Awalnya mereka hanya bertukar nomor ponsel saja, dan kadang sekadar iseng, mereka saling smsan dan menelepon. Karena faktor kedekatan, timbulah benih-benih cinta di antara mereka berdua. Entah siapa yang memulainya, mereka juga tidak tahu. Rasa itu dan terpatri di dalam sanubari kedua insan itu.
Reni aku menyukaimu, maukah kamu menjadi kekasihku?” ungkap Tino ketika mereka bertemu. Kaku sekujur tubuh Reni mendengar ungkapan isi hati Tino. Bagaimana mungkin Tino yang selama ini ia kagumi ternyata selama ini menyimpan perasaan yang sama seperti dirinya. Tino melajutkan lagi. “Sejak pertama kali kita bertemu, aku sangat mengagumimu. kadang aku memberi perhatian lebih kepadamu. Semua ini aku lakukan agar kamu bisa mengerti denganku. Apakah kamu merasakan hal yang sama?” tanya Tino. Reni hanya berdiam diri saja bagaikan orang bisu. Meskipun tanpa berkata-kata, melalui sorotan matanya yang berbinar-binar Tino tahu kalau Reni menyukainya. Mulai saat itu hari-hari mereka selalu bersama, dan bayak hal yang mereka lalui, semua ini menambah keakraban di antara keduanya. Aku ingin kamu menjadi yang terakhir dalam hidupku. Kata-kata Tino itu selalu terngiang-ngiang di benak Reni. Entah mengapa, secara diam-diam Reni berusaha untuk memenuhi harapan sang kekasih hatinya. Kekasih yang ia kagumi karena memiliki karakter yang baik.
Hari berganti hari, bulan pun berganti. Tidak terasa sudah hampir setahun mereka mejalin cinta, mereka bahkan telah melakukan hubungan terlarang, hubungan yang ditentang oleh siapa saja yang menjunjung tinggi kesucian. Semua ini mereka lakukan haya untuk membuktikan kekuatan cinta mereka. Hingga pada suatu hari, prahara itu muncul. Prahara itu yang membuat hubungan keduanya tidak seharmonis dulu.
Ketika keduanya duduk bersama, Reni tanpa sengaja membuka ponsel Tino. Tino yang tidak meyukai cara Reni mulai marah-marah. Dia menganggap Reni terlalu berlebihan. Setelah melakukan berbagai cara, Reni akhirnya berhasil membuka pesan di kotak masuk di ponsel Tino. “Sayang, aku hamil.” Itulah bunyi sms yang sempat dibaca oleh Reni. Tino yang tidak mau kedoknya dibongar dengan secepat kilat merampas Hp dari tangan Reni. Dingin sekujur tubuh Reni, bumi seakan berhenti berputar. Tanpa terasa, kristal-kristal bening mulai membasahi pipinya. Setega itukah Tino pada dirinya? Siapakah perempuan yang memanggil orang yang disayanginya itu dengan panggilan sayang. Siapa yang ia maksudkan? Tinokah? Atau teman-teman Tino yang memakai Hp Tino karena mereka kehabisan pulsa? Reni terus bermain main dengan pikiran sendiri. Dia berusaha untuk menepis rasa itu dan berpikir positif tetapi tidak berhasil dilakukannya. Sms itu ada di Hp Tino, dan mengapa Tino menghapusnya?Apa jawaban Tino ketika membaca sms itu? Berbagai pikiran mulai berkecemuk di otak Reni. Dengan sikap dingin, dia kemudian bertanya kepada Tino “Tino siapa yang memanggilmu dengan sapaan sayang?” Tino gugup mendengar pertanyaan Reni. Untuk menutup rasa gugupnya itu, Tino mulai mengalihkan pembicaraan Reni. Hal itu membuat Reni makin membenci Tino. “Tino tolong dengarkan aku, siapa perempuan itu?” Dan mengapa dia mengirim sms seperti ini? Apa yang terjadi di antara kalian berdua? Emosi Reni meledak-meledak. Dia mulai menghujani Tino dengan berbagai pertanyaan. Tino kelabakan untuk menjawab pertanyaan Reni yang banyak itu. Setelah menarik napas dalam-dalam, Tino akhirnya angkat bicara, ”Reni maafkan Aku, Selama ini aku mengkhianati cinta kita. Secara diam-diam aku menjalin cinta dengannya, dan sekarang dia tengah mengandung anakku.” Perasaan Reni hancur berkeping-keping. Saat itu Reni mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan mereka. Inilah akhir sebuah CINTA.

oleh: Yulita Natalia Nggonde

Kumpulan RPP SMA Kelas XII Prog. Bahasa


Nama Sekolah             : SMA ...
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 1
Standar Kompetensi     : Mendengarkan
1.      Memahami berita dan laporan
Kompetensi Dasar       : Membedakan fakta dan opini yang terdapat di dalam berita dari berbagai sumber
Indikator                      : - Menentukan fakta dalam berita
-   Menentukan opini dalam berita
-   Menentukan isi berita
-   Penentukan pokok-pokok berita
-   Merangkum isi berita dalam beberapa kalimat sesuai langkah-langkah merangkum
Alokasi waktu              : 4 x 40 menit
A.  Tujuan Pembelajaran:
1.      Siswa mampu menentukan fakta dan opini dalam berita.
2.      Siswa mampu menentukan isi berita.
3.      Siswa mampu menentukan pokok-pokok berita.
4.      Siswa mampu merangkum isi berita dalam beberapa kalimat sesuai langkah-langkah merangkum.
5.      Siswa mampu membedakan fakta dan opini yang terdapat dalam berita dari berbagai sumber.
B.   Materi Pembelajaran: Rekaman berita:
-          Pokok-pokok isi berita
-          Isi berita
-          Cara merangkum isi berita
C.   Metode Pembelajaran:
-          Ceramah
-          Tanya jawab
-          Diskusi
D.  Kegiatan Pembelajaran:
1.      Pendahuluan:
-          Tanya jawab mengenai berita-berita yang pernah didengar
-          Tanya jawab mengenai fakta dan opini dalam berita
-          Guru menjelaskan cara membedakan fakta dan opini dalam berita
-          Guru menjelaskan cara merangkum isi berita dan merangkum pokok-pokok berita
2.      Kegiatan inti
-          Siswa mendiskusikan isi berita yang terdapat dalam buku teks atau surat kabar
-          Siswa merangkum isi berita secara berkelompok
-          Siswa menentukan pokok-pokok berita
-          Siswa menetukan fakta dan opini dalam berita
3.      Penutup
-          Siswa melaporkan hasil diskusi:
·         Rangkuman isi berita
·         Pokok-pokok dalam berita
·         Fakta dan opini dalam berita
E.   Media dan Sumber Belajar:
-          Buku teks yang terkait
-          Buku pelengkap
-          Surat kabar atau majalah
F.    Penilaian:
1.      Teknik  : Tes tertulis
2.      Bentuk  : Tes uraian
3.      Contoh  : 1.


Nama Sekolah             : SMA ...
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 1
Standar Kompetensi     : Berbicara
2.      Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam kegiatan diskusi presentasi bacaan.
Kompetensi Dasar       : Menilai isi pembicaraan dalam diskusi (dalam hal baik buruk, bermutu tidak bermutu,
  dan sebagainya)
Indikator                      : - Menyampaikan secara lisan pokok-pokok yang dibicarakan
-   Mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap salah satu pokok pembicaraan dengan menggunakan ungkapan dan konjungsi antarkalimat yang sesuai dan tepat
-   Mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap salah satu pendapat yang muncul dalam diskusi
-   Menjelaskan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara
-   Menilai isi pembicaraan dalam hal baik buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya
-   Memberikan kritikan atau sanggahan terhadap pendapat atau gagasan orang lain yang disampaikan dalam diskusi
Alokasi waktu              : 4 x 40 menit
A.     Tujuan Pembelajaran:
1.      Siswa mampu menyampaikan secara lisan pokok-pokok  yang dibicarakan
2.      Siswa mampu mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap salah satu pokok pembicaraan dengan menggunakan ungkapan dan konjungsi antarkalimat yang sesuai dan tepat
3.      Siswa mampu mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap salah satu pendapat yang muncul dalam diskusi
4.      Siswa mampu menjelaskan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara
5.      Siswa mampu menilai isi pembicaraan dalam hal baik buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya
6.      Siswa mampu memberikan kritikan atau sanggahan terhadap pendapat atau gagasan orang lain yang disampaikan dalam diskusi
B.     Materi Pembelajaran: Pelaksanaan diskusi:
-          Cara menentukan pokok yang dibicarakan dengan rumus 5 w + 1 h
-          Cara bertanya, memberikan kritikan atau sanggahan
-          Cara menilai isi pembicaraan dalam hal baik-buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya
C.     Metode Pembelajaran:
-          Ceramah
-          Tanya jawab
-          Diskusi
D.     Kegiatan Pembelajaran:
1.      Pendahuluan:
-          Siswa ditanya mengenai cara mengajukan pendapat, pertanyaan atau tanggapan, mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap sebuah pembicaraan.
-          Guru menjelaskan cara menyampaikan pendapat, pertanyaan atau tanggapan, mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap sebuah pembicaraan.
-          Guru menjelaskan cara memberikan kritik atau sanggahan dan memberikan penilaian terhadap isi pembicaraan dalam hal baik buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya.
2.      Kegiatan inti
-          Siswa melaksanakan diskusi dengan permasalahan yang berbeda-beda.
-          Siswa mencatat siapa yang berbicara dan apa pokok yang dibicarakan kemudian menyampaikannya secara lisan.
-          Siswa mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap salah satu pokok pembicaraan dengan menggunakan ungkapan dan konjungsi antarkalimat yang sesuai dan tepat.
-          Siswa mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap salah satu pendapat yang muncul dalam diskusi.
-          Siswa mengajukan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara.
-          Siswa menilai isi pembicaraan dalam hal baik buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya.
-          Siswa memberikan kritikan atau sanggahan terhadap pendapat atau gagasan orang lain yang disampaikan dalam diskusi.
3.      Penutup
-          Siswa melaporkan hasil diskusi:
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitan dalam menyampaikan pendapat, bertanya, berkritik atau pun memberikan sanggahan terhadap isi pembicaraan.
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitan dalam menilai isi pembicaraan dalam hal baik buruk, bermutu tidaknya, dan sebagainya.
E.      Media dan Sumber Belajar:
-          Buku teks yang terkait
-          Buku pelengkap
F.      Penilaian:
1.      Teknik  : Tes tertulis
2.      Bentuk  : Tes uraian
3.      Contoh  : 1. .............?


Nama Sekolah             : SMA ...
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 1
Standar Kompetensi     : Membaca
3.      Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif berbagai paragraf dan artikel.
Kompetensi Dasar       : Mengidentifikasi pola pengembangan paragraf dengan kegiatan membaca intensif
Indikator                      : - Mendeskripsikan ciri-ciri berbagai teks deduktif dan induktif
-   Menjelaskan perbedaan paragraf induktif dan deduktif
-   Menyimpulkan isi teks tersebut berdasarkan hal-hal (generalisasi, analogi, sebab-akibat) yang disajikan dalam tulisan/artikel
-   Menganalisis paragraf yang berpola umum-khusus (deduktif)
-   Menentukan isi berbagai teks yang menggunakan alasan, rincian, atau contoh
Alokasi waktu              : 6 x 40 menit
A.  Tujuan Pembelajaran:
1.      Siswa mampu mendeskripsikan ciri-ciri berbagai teks deduktif dan induktif
2.      Siswa mampu menjelaskan perbedaan paragraf induktif dan deduktif
3.      Siswa mampu menyimpulkan isi teks tersebut berdasarkan hal-hal (generalisasi, analogi, sebab-akibat) yang disajikan dalam tulisan/artikel
4.      Siswa mampu menganalisis paragraf yang berpola umum-khusus (deduktif)
5.      Siswa mampu menentukan isi berbagai teks yang menggunakan alasan, rincian, atau contoh
B.   Materi Pembelajaran: Teks bacaan/artikel yang menggunakan pola pengembangan deduksi dan induksi:
-          Pengertian deduktif dan induktif
-          Ciri-ciri paragraf deduktif dan induktif
-          Contoh paragraf deduktif dan induktif
-          Hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan alasan, rincian, atau contoh pada teks deduktif
C.   Metode Pembelajaran:
-          Ceramah               - Latihan
-          Tanya jawab
-          Diskusi
D.  Kegiatan Pembelajaran:
1.      Pendahuluan:
-          Tanya jawab mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh paragraf deduktif dan induktif
-          Tanya jawab mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan alasan, rincian, atau contoh pada teks deduktif.
-          Tanya jawab mengenai teks bacaan/artikel yang menggunakan pola pengembangan deduksi dan induksi.
2.      Kegiatan inti
-          Siswa melaksanakan diskusi
-          Siswa membacakan teks/paragraf yang berpola deduktif dan induktif
-          Siswa mengidentifikasi ciri-ciri berbagai teks deduktif dan induktif
-          Siswa membedakan jenis paragraf deduktif dan induktif
-          Siswa menemukan paragraf yang berpola umum-khusus (deduktif)
-          Siswa menemukan isi berbagai teks yang menggunakan alasan, rincian, atau contoh
3.      Penutup
-          Siswa diminta menjelaskan kesulitan mengidentifikasi ciri-ciri paragraf deduktif dan induktif
-          Siswa diminta menjelaskan kesulitan dalam membedakan jenis paragraf deduktif dan induktif
-          Siswa diminta menjelaskan kesulitan dalam menemukan isi berbagai teks yang menggunakan alasan, rincian, atau contoh
E.   Media dan Sumber Belajar:
-          Buku teks yang terkait                  - Media lain
-          Buku pelengkap
F.    Penilaian:
1.      Teknik : Tes tertulis
2.      Bentuk : Tes uraian
3.      Contoh : 1. .....?

Nama Sekolah             : SMA
Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 1
Standar Kompetensi   : Menulis
4. Mengungkapkan informasi dalam bentuk surat lamaran, laporan, paragraf persuasif dan argumentatif
Kompetensi Dasar       : Menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan struktur bahasa dan ejaan.
Indikator                     : - Mengenali dan menentukan struktur surat lamaran pekerjaan
-   Menyempurnakan surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan dengan memperhatikan struktur, bahasa, diksi, dan EyD
-   Menyempurnakan kekurangan surat lamaran dari segi struktur, diksi, bahasa, dan EyD
Alokasi Waktu            : 6x40`
A.    Tujuan Pembelajaran
-          Siswa mampu menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan struktur bahasa dan ejaan
-          Siswa mampu mengenali dan menentukan struktur surat lamaran pekerjaan
-          Siswa mampu menyempurnakan surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan dengan memperhatikan struktur, bahasa, diksi, dan EyD
-          Siswa mampu menyempurnakan kekurangan surat lamaran pekerjaan dari segi struktur, diksi, bahasa, dan EyD
B.     Materi Pembelajaran
Penulisan surat lamaran pekerjaan
-          Struktur surat lamaran pekerjaan
-          Bahasa dan diksi dalam surat lamaran pekerjaan
-          EyD dan tanda baca dalam surat lamaran pekerjaan
C.     Metode Pembelajaran
-          Ceramah
-          Tanya jawab
-          Latihan
D.    Kegiatan Pembelajaran
1.      Pendahuluan
·         Siswa ditanya mengenai menulis surat lamaran pekerjaan
·         Siswa ditanya mengenai struktur, bahasa, diksi, dan EyD dalam surat lamaran pekerjaan
·         Guru menjelaskan struktur, bahasa, diksi, dan EyD dalam surat lamaran pekerjaan
2.      Kegiatan inti
·         Siswa membaca dan memahami contoh surat lamaran pekerjaan
·         Siswa mengidentifikasi struktur, bahasa, diksi, dan EyD dalam contoh surat lamaran pekerjaan
·         Siswa menyusun surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan dengan memperhatikan struktur, bahasa, diksi, dan EyD
·         Siswa menentukan kesalahan struktur, bahasa, dan ejaan dalam surat  lamaran
·         Siswa menyempurnakan kekurangan surat lamaran dari segi struktur, bahasa, diksi, dan EyD
3.      Penutup
·         Siswa menjelaskan kesulitan dalam menyusun surat lamaran pekerjaan sesuai dengan struktur, bahasa, diksi, dan ejaan
·         Siswa menjelaskan sejauh mana pemahamannya terhadap penulisan surat lamaran pekerjaan sesuai dengan struktur, bahasa, diksi, dan ejaan
E.     Media dan Sumber Belajar
-          Buku teks yang terkait                                         -  EyD
-          Buku pelengkap                                                   -  Kamus Besar Bahasa Indonesia
-          Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
F.      Penilaian
1.      Teknik       : Tes tertulis
2.      Bentuk      : Tes uraian
3.      Contoh      : 1. .......................................!?

Nama Sekolah             : SMA ...
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 2
Standar Kompetensi     : Mendengarkan
5. Memahami presentasi laporan kegiatan
Kompetensi Dasar       : Menganalisis laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan
Indikator                      : - Membuat perrtanyaan yang berhubungan dengan isi laporan pelaksanaan kegiatan
-   Membuat ulasan mengenai struktur, isi, dan penggunaan bahasa laporan pelaksanaan kegiatan
-   Menanggapi informasi yang didengar dari laporan pelaksanaan kegiatan
Alokasi waktu              : 4 x 40 menit
A.     Tujuan Pembelajaran
-          Siswa mampu menganalisis laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan
-          Siswa mampu membuat pertanyaan yang berhubungan dengan isi laporan pelaksanaan kegiatan
-          Siswa mampu membuat ulasan mengenai struktur, isi, dan penggunaan bahasa laporan pelaksanaa kegiatan
-          Siswa mampu menanggapi informasi yang didengar dari laporan pelaksanaan kegiatan
B.     Materi Pembelajaran
-          Struktur laporan pelaksanaan kegiatan
·         Isi laporan pelaksanaan kegiatan
·         Bahasa laporan
C.     Metode Pembelajaran
-          Tanya jawab
-          Ceramah
-          tugas
D.     Kegiatan Pembelajaran
1.      Pendahuluan
·         Tanya jawab mengenai hal-hal yang berkaitan dengan laporan pelaksanaan kegiatan:
r  Isi laporan pelaksanaan kegiatan
r  Struktur dan bahasa laporan pelaksanaan kegiatan
2.      Kegiatan inti
·         Siswa mendengarkan isi laporan pelaksanan kegiatan
·         Siswa mengajukan pertanyaan tentang isi laporan pelaksanaan kegiatan yang belum jelas
·         Siswa siswa mengidentifikasi laporan kegiatan yang disampaikan berupa struktur, isi, dan bahasa
·         Siswa memberikan tanggapan atas informasi yang didengar sebagai bahan perbaikan laporan pelaksanaan kegiatan
·         Siswa menyimpulkan isi laporan kegiatan yang disampaikan
3.      Penutup
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitan dalam mengidentifikasi laporan pelaksanaan keigatan yang disampaikan berupa struktur, isi, dan bahasa
E.      Media dan Sumber Belajar
-          Buku teks yang terkait
-          Buku pelengkap
-          EyD
-          KBBI
F.      Penilaian
1.      Teknik       : Tes tertulis
2.      Bentuk       : Tes uraian
3.      Contoh       : 1. ...................................?


Nama Sekolah             : SMA ...
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 2
Standar Kompetensi     : Berbicara
6. Mengungkapkan pikiran dan informasi melalui presentasi program dan pidato tanpa teks
Kompetensi Dasar       : Berpidato tanpa teks dengan intonasi dan sikap yang tepat
Indikator                      : - Membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat dan lancar.
-   Menilai performansi pidato yang dibawakan orang lain
-   Memberikan saran perbaikan atas penyampaian pidato
Alokasi waktu              : 6 x 40 menit
A.    Tujuan Pembelajaran
-          Siswa mampu membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat dan lancar
-          Siswa mampu menilai performansi pidato yang dibawakan orang lain
-          Siswa mampu memberikan saran perbaikan atas penyampaian pidato
B.     Materi Pembelajaran
-          Pidato tanpa teks
-          Unsur-unsur pidato
r  Cara menyampaikan dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat
r  Format penilaian penyampaian pidato yang dibawakan orang lain
C.     Metode Pembelajaran
-          Tanya jawab
-          Ceramah
-          Tugas
D.    Kegiatan Pembelajaran
1.      Pendahuluan
·         Tanya jawab mengenai cara menyampaikan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat
·         Guru menjelaskan cara menilai pidato dengan menunjukkan format penilaian penyampaian pidato yang dibawakan orang lain.
2.      Kegiatan inti
·         Siswa menyampaikan pidato (tanpa teks)
·         Siswa mengidentifikasi teks pidato untuk mengetahui
3.      Penutu
E.     Media dan Sumber Belajar
F.      Penilaian

Nama Sekolah             : SMA
Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 2
Standar Kompetensi   : Membaca
7. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca teknik dan membaca cepat
Kompetensi Dasar       : Menemukan ide pokok suatu teks dengan membaca cepat 300-350 kata per
  menit
Indikator                     : - Menemukan gagasan pokok dalam teks bacaan
- Menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia
- Menentukan makna tersurat dan tersirat dalam teks/bacaan
- Menyimpulkan isi teks
Alokasi Waktu            : 6x40`
A.    Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu menemukan gagasan pokok dalam teks/bacaan
2.      Siswa mampu menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia
3.      Siswa mampu menentukan makna tersurat dan tersirat dalam teks/bacaan
4.      Siswa mampu menyimpulkan isi teks
B.     Materi Pembelajaran
Kecepatan dan keefektifan membaca
-          Teknik membaca cepat
-          Gagasan pokok dalam teks bacaan
-          Penjawaban 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia
-          Pengertian makna tersurat dan tersirat dalam teks
C.     Metode Pembelajaran
-          Tanya jawab
-          Ceramah
-          Latihan
D.    Kegiatan Pembelajaran
1.      Pendahuluan
·         Siswa ditanya mengenai membaca cepat
·         Siswa ditanya mengenai gagasan pokok dalam teks/bacaan
·         Tanya jawab mengenai makna tersurat dan tersirat dalam teks/bacaan
·         Guru memberikan penjelasan mengenai penyimpulan isi teks/bacaan
2.      Kegiatan Inti
·         Siswa membaca teks dengan membaca cepat 300-350 kata per menit
·         Siswa menemukan gagasan pokok dalam teks/bacaan
·         Siswa menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia
·         Siswa menyimpulkan isi teks
3.      Penutup
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitannya dalam kegiatan membaca cepat
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitannya dalam menemukan gagasan pokok dalam teks/bacaan
·         Guru menyimpulkan kegiatan hari ini
E.     Media dan Sumber Belajar
-          Buku teks terkait
-          Buku pelengkap/penunjang
F.      Penilaian
1.      Teknik       : Tes tertulis
2.      Bentuk      : Tes Pilihan Ganda dan Uraian
3.      Contoh      : 1. .......................!

Nama Sekolah             : SMA
Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia
Kelas/Program             : XII/Bahasa
Semester                      : 2
Standar Kompetensi   : Menulis
8. Mengungkapkan pikiran dan informasi melalui kegiatan menulis berbagai jenis paragraf dan makalah
Kompetensi Dasar       : Menyusun makalah sesuai dengan struktur dan teknik penulisan
makalah
Indikator                     : - Menentukan unsur-unsur makalah
- Menentukan isi setiap unsur makalah
- Menyusun kerangka makalah
- Menulis/mengembangkan kerangka makalah
- Menyunting makalah yang disusun teman
Alokasi Waktu            : 4x40`
A.    Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu menentukan unsur-unsur makalah
2.      Siswa mampu menentukan isi setiap unsur makalah
3.      Siswa mampu menyusun kerangka makalah
4.      Siswa mampu menulis/mengembangkan kerangka makalah
5.      Siswa mampu menyunting makalah yang disusun teman
B.     Materi Pembelajaran
Makalah:
-          Unsur-unsur dan isi setiap unsur makalah
-          Permasalahan dan langkah-langkah penulisan makalah
-          Langkah-langkah menulis makalah
C.     Metode Pembelajaran
-          Ceramah
-          Tanya jawab
-          Diskusi
D.    Kegiatan Pembelajaran
1.      Pendahuluan
·         Siswa ditanya mengenai pengertian dan tujuan penulisan makalah
·         Guru menjelaskan unsur-unsur makalah
·         Guru menjelaskan penyusunan makalah sesuai dengan struktur dan teknik penulisan makalah
2.      Kegiatan Inti
·         Guru menyuruh salah seorang siswa untuk membacakan contoh makalah
·         Siswa mengidentifikasi unsur-unsur makalah yang dibaca
·         Siswa menentukan permasalahan yang ditulis
·         Siswa mengumpulkan materi yang terkait dengan permasalahan
·         Siswa membuat kerangka makalah
·         Siswa mengembangkan kerangka menjadi sebuah makalah
·         Siswa membacakan makalah yang disusun
·         Siswa menyunting makalah teman atau kelompok (secara silang)
3.      Penutup
·         Siswa diminta menjelaskan kesulitannya dalam mengidentifikasi unsur-unsur makalah dan menentukan permasalahan yang ditulis
·         Siswa diminta menjelaskan cara membuat kerangka dan menyusun kerangkan menjadi sebuah makalah
·         Guru mengulang dengan merangkum materi yang telah dilalui
E.     Media dan Sumber Belajar
-          Buku teks yang terkait
-          Buku pelengkap
-          Contoh makalah
-          KBBI
-          EyD
F.      Penilaian
1.      Teknik       : Tes tertulis
2.      Bentuk      : Tes uraian
3.      Contoh      : 1. .........?